Sabtu, 22 Desember 2018

Aku Akan Berhenti Disini


Aku ceritakan sedikit kisah di balik aku mencintaimu. Biarlah segala yang terjadi di masa lalu menjadi pelajaran untuk kita, dan menjadi sebuah kisah yang ku torehkan dalam cerita.

Hari dimana kau menjadi dingin, aku selalu di hantui kenangan tak lebih dari 2 hari itu, rasanya segala sesuatu masih menggantung dan belum selesai, semua tiba-tiba hilang setelah aku kau sanjung tinggi sekali.

Ketidakpedulianmu saat itu memperburuk kondisi hati, seolah hanya aku yg tersakiti disini, dan ya memang itu kenyataannya. Dan bodohnya aku masih mengganggap ketidakpedulianmu adalah hal yg baik, semua tentangmu ku anggap baik, dan kau masuk ke dalam doa-doa baikku setiap hari, entah kau merasakannya ? aku tidak tau.

Aku pernah tulus, aku pernah betul-betul yakin untuk memulai denganmu, tapi ternyata hal itu bukan hal baik bagimu.

Oya, saat aku bilang aku melihatmu di jalan, sumpah demi apapun, sebelum mataku melihatmu, hatiku sedang memikirkanmu. Maaf aku tidak hanya melihatmu saja, aku mengikutimu, dengan harapan setidaknya aku bisa melihatmu lebih lama padahal aku sudah sen motorku untuk belok ke kanan, daaaan aku kehilanganmu 3 menit kemudian. Ya aku bodoh !

Kau masih membuatku penasaran, tentangmu yg asli aku belum juga mengerti, seperti apa kamu aku tidak tau. Tapi dari situ aku tau, bahwa kita memang tidak akan pernah sejalan.

Atau mungkin tuhan menyelamatkanku dari keangkuhanmu? Entahlah.

Aku lega kita sudah sama-sama baik, aku lega hatiku baik-baik saja, aku lega ternyata kau tidak seidaman yang aku harapkan. Dan semoga saja kita bukan kesempatan baik yang terlewatkan, aku akan berhenti disini.


Selasa, 04 Desember 2018

Doakan Agar Aku Bahagia Juga




Dan aku masih hafal betul aroma tubuhmu.

Senyum yang masih saja menghantui malam-malamku. Tau tidak ? 4 hari selama kita berkenalan setiap malam aku tidak bisa tidur dan selalu terjaga, selalu menghayal hal yg tidak akan nyata. Aku telah jatuh cinta dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.

Dan hal yang paling menyakitkan adalah ketika ternyata tuhan mempertemukan kita untuk sekedar saling menyakiti, atau mungkin lebih tepatnya aku yg paling tersakiti disini.

Aku tau kamu akan jadi segelintir orang yang hanya singgah sementara, aku sering merasakannya, berkali-kali dan aku masih hafal betul sosok-sosok orang yang berakhir dengan kepahitan, dan selamat kamu jadi salah satunya.

Aku tidak berharap banyak, terlebih aku punya hati lain yang harus ku jaga, mungkin salahku telah menerima, mungkin salahmu telah masuk ke zona ku. Mungkin semesta melarang keras.

Mungkin denganmu, kebahagiaan ku masih belum tentu, mungkin dengannya cerita ini masih bisa di pertahankan dan berakhir bahagia.

Aku tidak benci, sama sekali tidak. Aku rindu, tapi aku harus rela. Semoga bahagia, dan doakan agar aku bahagia juga.

Minggu, 02 Desember 2018

Semoga Tidak Ada Hati Yang Sakit Lagi



Sial ! Aku sangat kedinginan !

Aku suka dingin tapi tidak suka menggigil.
Malam itu hujan, setengah bajuku basah. Perut sudah kenyang tapi cuaca tidak mendukung, berkali kali aku di bohongi go-gle, katanya malam ini akan cerah. Tapi, lagi-lagi tidak terjadi.

Saat dalam perjalanan menuju destinasi berikutnya angin semakin dingin. Kalau seperti ini sepertinya aku lebih suka pulang dan berlindung di dalam selimut.

"Pakai jaket abang ya..." Dia beberapa kali menawarkan jaketnya tapi aku menolaknya. 

Kuletakkan kedua tanganku di kantong celana tapi aku tidak bisa menyeimbangkan badan, takut jika ada rem dadakan. Rasanya ngin ku masukkan tangan ke kantong jaketnya tapi aku tidak berani. Ku keluarkan kedua tanganku dan ku beri nafas buatan. Sedikit bisa menghangatkan. Syukurlah.

Malam itu pertama kali kami bertemu, setelah perkenalan singkat yang entah kenapa menjadi nyaman.

Dia... Aku belum bisa mendeskripsikannya. Sifatnya belum bisa aku baca, setiap kata-katanya entah kenapa aku jarang percaya, dan itu membuatku sangat amat penasaran. Seperti apa dia?

Masih menjadi misteri kenapa tuhan mempertemukan, untuk menguji hatiku atau memberikan arah yg benar? Entahlah.
Terjadi begitu saja, aku jatuh di hati yg entah. Entah jodoh entah hanya lewat entah yang akan menyakiti atau mungkin tersakiti.

Terimakasih untuk malam yang membahagiakan, untuk tangan yang menghangatkan, untuk kenkonyolan yang jarang aku dapatkan.

Masih banyak "tapi" di kepala, tapi aku harap semua yg terjadi adalah yg terbaik untuk ku, untuk kita. Apapun yang terjadi di akhir cerita nanti aku mohon amat sangat kepada semesta, semoga tidak ada hati yang sakit lagi.

 

I'm a Glasses Girl Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang