Sabtu, 16 April 2016

Senang Telah Mengenalmu


Harus menyalahkan organ yang mana jika hati terus saja jatuh kepada siapa-siapa, dengan mudahnya tersipu malu dan langsung mengira bahwa itu cinta.

Lelah sudah mengalami suka tanpa balas, mengejar tanpa dapat, dan melupakan dengan sakit.

Berapa kali sudah ku sombongkan hati dan menutup siapa yang menurutku tidak pantas, berapa kali sudah ku tinggikan hati untuk mencari yang sempurna, berapa kali sudah ku menolak hati yang bahkan belum sempat membuktikan cintanya.

Lalu kali ini yang datang apa ? segala kebalikan yang sudah ku sombongkan ?

Lalu rasa ini apa ? batas yang sudah terlewat sebab sebuah keangkuhan ?

Kenapa pertahanan rasa bisa pecah padahal baru beberapa hari !

Dia..

Yang setiap aku datang dengan tulusnya tesungging sebuah senyuman, setiap kali ku datang selalu saja ada kalimat yang terlontarkan

Semua gerak gerik yang ku kira biasa, ternyata baginya lebih dari luar biasa.

Lelaki yang berani mengakhiri suka dengan sebuah perkenalan, yang bercerita jujur dengan sebuah kepolosan, melakukan apapun dengan kemandirian.

Kenapa kamu memilihku ? kenapa harus aku yang mencuri hatimu, padahal katamu banyak di lingkungan situ yang menyukaimu.

Tadi…

Ku beranikan diri datang tanpa kabar, seperti biasa senyum tulus yang membuat tanganku gemetaran, memanggil namaku karna kita telah kenalan, menanyakan hal dengan akrabnya, sedikit salah tingkah yang membuatku tersenyum geli sendiri.

Dan berakhir dengan sebuah hati-hati.

Angga, aku belum berani menuliskan kisah lebih jauh, aku juga tidak berani mengendalikan hati lagi, aku hanya ingin mengikuti alur dimana ini akan berakhir, akan kusingkirkan ego dan pikiran jika itu harus kulakukan.


Senang telah mengenalmu, kepolosanmu, segala tentang duniamu yang membuatku mulai penasaran.
 

I'm a Glasses Girl Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang