Senin, 29 Agustus 2016

Tidak Akan Penuh Jika Bukan Denganmu II


Menginjak sebulan yang mungkin tidak akan terulang. Berhias kesan pesan abadi di dalam hati. Dan meninggalkan pantai nan birunya selat malaka.

Menuju sebulan yang akan di lanjutkan Neusu – Darussalam. Semoga kita bisa tetap setroong bersama ya ? :D

Terimakasih untuk sebulan yang selalu kau lebihkan hanya untukku. Tidak bosan dengan titipan cappucino susu kesukaanku. Juga perhatian-perhatian kecil yang jika kuceritakan disini nanti dikira malah FTV.

Sedikit bercerita.

‘Hari ini dia sepertinya lelah dengan rutinitas yang sama atau kadang terlalu memikirkan tugas seorang “ketua”. Pengunduran hari pelepasan, Bapel, nilai, laporan, perpisahan desa menjadi satu di otak kami. Bosan sudah mencapai entah, rasanya ingin terbang pulang ke dunia masing-masing. Satu hari rasa beban, tanggal 1 seperti sebulan.

Senyumnya hari ini sampai bisa ku hitung pakai tangan. Jadi tadi saat diskusi. Aku menyobek kertas kecil dan menuliskan sebuah kata, menempelkannya di belakang solasi putih, melingkarkan di jari manisnya. Dan saat itu juga tiba-tiba ada lengkung yang mengembang walau terpaksa, saat dia membaca kata “smile” di jarinya.’

Aku tidak pandai berbicara, karna jika hal-hal sedih ku utarakan bisa saja aku menangis di depan siapa saja. Beberapa hari lalu ku tinggalkan sebuah catatan lagi.
Isinya…

paragraf pertama dariku, paragraf kedua darinya.
Percaya atau tidak, saat aku menulisnya mataku berkaca-kaca. karna hari itu rasanya seperti ada petir kenyataan menyambar-nyambar kami semua.

Kau tahu?

Aku bodoh matematika, namun setidaknya, aku pintar menjaganya lewat doa.

#jika kau membaca ini, coba buka catatan di hpmu lagi ya. Ada sesuatu disana :D

Baca part pertama --> Tidak Akan Penuh Jika Bukan Denganmu

@muraaayuu


Sabtu, 27 Agustus 2016

Tidak Akan Penuh Jika Bukan Denganmu


Bisa saling menatap, bisa sangat begitu dekat, bisa bercengkrama, bisa bahagia, bisa tertawa, bisa sama-sama jatuh cinta.

Bahagiaku menjadi cukup sederhana, melihatmu menyuguhkan senyum di pagi hari, mendengar hal-hal kecil yang tidak lucu sama sekali tapi selalu saja entah kenapa membuatku tertawa. Perhatian-perhatian yang sungguh luar biasa.

Aku jatuh cinta dengan orang yang diam-diam menaruh peduli, kawatir saat mengetahui aku sedang menangis, mengikutiku dan bertanya “kenapa?”, mengajakku ke pasar ikan tanpa tujuan,  hanya untuk membuatku tertawa dia mengoceh sepanjang perjalanan.

Telah tinggal denganmu, membuatku belajar menghargai cinta, menghargai waktu, dan menghargai keadaan.

Terimakasih untuk semuanya. Yang aku kira jatuhku akan sendirian lagi, tapi ternyata kamu jatuh dan menggenggamku. Terimakasih untuk itu.

Maaf telah membuatmu pernah resah, memegang hp mu dan membuatmu curiga padahal aku sedang meninggalkan sebuah catatan. Saat itu malam sebelum acara sebuah pernikahan. Saat membantu menghias ucapan selamat datang.

paragraf pertama dariku, paragraf kedua jawaban darinya
Jika ini hanya perihal waktu karna kita masih disini aku tak apa, aku tahu aku pintar menunggu. Namun barangkali, ini lebih dari itu, sebab katanya, Tuhan hanya memberi sesuatu jika kita telah betul-betul siap memilikinya.

Dan aku tunggu janjimu di banda.

Teruslah menjadi kebahagiaan yang membuatku sadar, bahwa memang tidak akan penuh jika bukan denganmu.

forR

Baca part kedua --> Tidak Akan Penuh Jika Bukan Denganmu II

@muraaayuu

Minggu, 21 Agustus 2016

Hatiku Menjadi Miliknya Seutuhnya


Dan pada akhirnya, kau menjadi semoga-semoga yang aku semogakan kepada tuhan. Lalu menjadi sebuah alasan kenapa setiap hari senyumku selalu mengembang.

Rutinitasku juga bertambah,

Apa yang kau lakukan jadi aku perhatikan.
Apa pembicaraanmu selalu telingaku tangkap.
Kemana kau pergi selalu mataku ikuti.
Serasa ada rasa lega tiba-tiba ketika mengetahui kau ada.
Tawamu pun terasa candu, senyummu aku ingin membuatnya ada selalu.

Walaupun cinta punya banyak teori. Bolehkah aku sederhanakan saja menjadi. “Aku ingin sama kamu”.

Aku tau, perlahan-lahan saja. Kita masih punya banyak waktu. Mengenal sampai benar-bena tau. Karna cinta selalu butuh waktu.

Bagaimana caramu melihat kekuranganku, adalah cara bagaimana hatiku memilihmu di antara pilihan yg lain. Yakinlah !


Dan ketahuilah, ketika aku jatuh cinta, hatiku menjadi miliknya seutuhnya.

@muraaayuu

Rabu, 03 Agustus 2016

Asal Kau Mengijinkannya


Yang awalnya biasa saja, kini sangat lekat di kepala. Yang dulunya entah siapa kini di cari sampai akar-akarnya. Haha.

Hei. Ingin sekali rasanya aku bisa sekali saja melihat apa yang ada dalam kepalamu.

Hingga akhirnya aku bisa mengetahui jawaban tentang siapa yang sekarang ada di hatimu. Sosok siapa yang sebelum tidur selalu hadir di bayangmu. Siapa yang menjadi latar belakang tujuan hidupmu.

Aku juga ingin mengetahui hari-harimu, apa yang kau lalui siang tadi. Ada cerita apa malam ini. Dan apa saja yang kau makan di sore hari.

Asal kau mengijinkannya. Jika boleh. Aku ingin !

@muraaayuu
 

I'm a Glasses Girl Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang